Kanker Lidah
Apa itu kanker lidah?

Kanker lidah adalah suatu neoplasma malignat yang timbul dari jaringan epitel mukosa lidah dengan selnya berbentuk squamous cell carcinoma (sel epitel gepeng berlapis) dan terjadi akibat rangsangan menahun. Kanker lidah tidak hanya terjadi karena perokok aktif yang telah merokok sejak beberapa tahun, tapi juga bisa karena hal lain misalnya karena gigi tiruan yang tidak pas, atau gigi patah yang tajam dan tidak segera ditambal sehingga menggores lidah secara terus menerus.
Ada juga beberapa penyakit tertentu (premalignant) seperti syphilis dan plumer vision syndrome, leukoplasia, reytoplasia yang dapat menginfiltrasi ke daerah sekitar lidah dan bermetastase secara limfogen dan hematogen.
Apa penyebab kanker lidah?
Merokok, menjadi salah satu pemicu kanker lidah, terutama bagi seseorang yang merokok lebih dari dua bungkus per hari. Risiko itu akan meningkat jika ditambah dengan mengonsumsi alkohol 6-12 oz sehari.
Lidah bisa mengering karena paparan asap rokok dan akhirnya orang yang berbakat untuk kanker, sel-selnya berubah menjadi ganas dan menjadi kanker.
Faktor predisposisi utama terjadinya kanker lidah ini adalah alkohol dan tembakau, selain itu pemakaian gigi palsu yang tidak sesuai, kebersihan mulut yang buruk, radang kronis dan genetik.
Seperti apa gejala kanker lidah?
Gejala kanker lidah biasanya terdapat luka (ulkus) seperti sariawan yang tidak sembuh dengan pengobatan yang adekuat, mudah berdarah, nyeri lokal, nyeri yang menjalar ke telinga, nyeri menelan, sulit menelan, pergerakan lidah menjadi semakin terbatas.
Pada stadium dini, kanker lidah tidak menimbulkan nyeri dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan rutin gigi. Kanker biasanya tumbuh di bagian pinggir lidah. Hampir tidak pernah di pangkal lidah, kecuali pada seseorang yang pernah menderita sifilis yang tidak diobati selama beberapa tahun Pada stadium lanjut terjadi kesulitan untuk membuka mulut (trismus) dan adanya pembesaran kelenjar leher.
Karsinoma sel skuamosa pada lidah seringkali tampak seperti luka terbuka (borok) dan cenderung tumbuh ke dalam jaringan di bawahnya. Merokok sigaret lebih mungkin menyebabkan kanker mulut dibandingkan merokok cerutu atau melalui pipa.
Ternyata, bukan hanya karena rokok; seseorang yang malas menjaga kebersihan mulut dan gigi memiliki resiko terkena kanker lidah, karena kuman yang berjangkit lama-lama berkembang menjadi pemicu dari kanker lidah. Perhatikan pula kestabilan gigi tiruan anda, dan mulailah peka apabila ada gigi atau tambalan yang terasa tajam.









